Siska's rants.. and some other things

A lot of new things happen in my life and surround me..so I decide to write everything comes up in my mind, to remind me again of all the silly and interesting bits and pieces...

Thursday, March 29, 2007

Bagus dan bagus sekali

Saya bukan seorang teman yang punya sikap perfect, banyak kekurangan-kekurangan saya dan lebih banyak lagi yang teman-teman saya komplain.
Tapi ada satu kekurangan saya yang baru-baru ini mendapat protes dari seorang kawan.
Kata dia, saya ini seleranya payah... apa-apa dibilang bagus.. apa-apa dibilang enak, kalo engga, enak sekali.
Sehingga pendapat saya jadi tidak valid lagi bagi dia, dan saya dianggap sebagai orang yang tidak punya taste.
Mie goreng kedai kopi menurut saya enak sekali
Ayam goreng KFC-KFC-an dipinggir jalan itu sedap.
Rumah kost kami yang kecil dan panas, dianggap saya sebagai rumah yang bagus
Hampir setiap mobil yang lalu lalang saya selalu bilang keren
Semua barang-barang yang saya lihat, bagi saya selalu bagus
Matahari terbit dipagi hari itu indah sekali
Langit mendung dan hujan rintik-rintik itu meneduhkan (unless saya sedang di tengah jalan, tanpa payung, dan saya memakai sepatu boot kesayangan saya)
Perkebunan sawit yang saya lewati tiap hari ke kantor itu bagus
Pasar tradisional itu selalu menarik
Pisang yang saya beli di pasar itu enak
(Hampir) semua filem yang saya tonton selalu bagus
Tiap kali saya ke shopping centre atau supermarket, selalu makan waktu lama, karena saya menikmati strolling around dan melihat-lihat semua barang-barang yang dijajakan.
Komentar nya itu membuat saya speechless, terlepas dari konteks bahwa entah dia sungguh-sungguh atau tidaknya, tetap saya membuat saya berpikir sebentar, kalo memang jauh sebelum ini, saya dan novi, teman saya sewaktu di balikpapan.. karena kemiripan-kemiripan kita berdua.. kita sama-sama beranggapan, bahwa semua makanan itu, kalo tidak enak ya, enak sekali. Lalu juga, masakan Tante Fang, dimana dia sering memasakkan untuk saya.. selalu saya komentari enak atau sedap.. dia sampai protes, karena komentar saya tidak pernah berubah, dan kemudian menuduh saya cuman berusaha menyenangkan hati nya.. saya sampai kesulitan menjelaskan, kalo memang yang saya rasakan ya itulah yang saya pikirkan dan yang saya sebutkan.
Kesimpulannya, sifat saya yang tasteless ini memang sudah melekat lama, bukan didasari dari keadaan fase hidup saya.
Apakah ini keburukan atau keuntungan saya tidak tahu, yang jelas.. memang susah membuat semua orang puas.

Labels:

1 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home